Rabu, 23 Oktober 2013

CLONING OPERATING SYSTEM MENGGUNAKAN TRUE IMAGE 2013 BY ACRONIS

Sytem cloning ini lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan menginstal ulang OS (Operating System) pada PC atau Laptop, keuntungan dari system cloning ini lebih sedikit memakan waktu didalam prosesnya dengan ketentuan PC atau Laptop yang akan menerima cloning dari master yang telah dibuat memiliki kesamaan mainboard dan processor, jika mainboard dan processor berbeda dengan master yang telah dibuat kita perlu melengkapi kelengkapan driver pada mainboard tersebut.

Contohnya: jika kita membuat master pada mainboard Asus P5GC-MX/GBL dan Processor Intel Pentium Dual Core, maka master tersebut dapat dicloning kedalam mainboard dan Processor yang sama, tetapi jika ingin mengcloning ke mainboard yang berdeda misalnya ke mainboard Asus P5PE-VM dan Processor Intel Pentium Core To Duo maka kita perlu melengkapi driver mainboard tersebut.

ini adalah cara Cloning menggunakan True Image By Acronis 2013 yang dilakukan didalam OS,
apa saja yang dibutuhkan dalam sytem cloning ini?

- Master OS yang akan dicloning berupa image
   yang nanti akan saya bahas bagaiman cara membuat image untuk menjadi master cloning.
- True Image By Acronis.
   http://www.4shared.com/file/FRUaQZI-/Acronis_True_Image_Home_2013_1.html

Langkah-langkah:
Jalankan aplikasi True Image By Acronis
Gambar 1   

Pilih Backup And Recovery
Gambar2 

Pilih Browse For Backup arahkan ketempat anda menyimpan master yang akan dicloning, lalu klik Add To Backup List
Gambar 3

Gambar 4
Pilih Recover dan pastikan Master yang akan direcover / cloning benar
Gambar 5

Gambar 6
Pilih Recover kembali
 
Gambar 7
Pilih  Switch To Disk Mode
Gambar 8

Cek list drive tempat menyimpan master kemudian pilih target hardisk yang ingin dicloning.
Gambar 9

Pastikan target hardisk yang akan dicloning, jika anda salah memilih maka resiko yang anda terima system komputer anda akan mengalami error dan anda terpaksa harus menginstal ulang CPU anda, untuk memastikan dimana letak target hardisk ada baiknya anda cek melalui " Disk Management (arahkan kursor mouse ke My Computer, klik kanan, pilih Manage, pilih Disk Management) ". jika anda memiliki 2 hardisk termasuk hardisk yang ingin anda cloning maka didalam disk management Hardisk terbaca dari disk 0  dan sik 1. perhatikan hardisk yang ingin anda cloning berada di disk berapa?
Gambar 10
karena total hardisk saya menjadi 3 termasuk hardisk yang ingin saya cloning maka terbaca didalam disk management Disk 0, Disk 1 dan Disk 2. hardisk yang menjadi target cloning saya adalah Disk 0. 
bagaimana saya mengetahuinya jika Disk 0 adalah target hardisk yang akan saya cloning?..
sebelumnya saya coba cek data yang terdapat didalam Disk 0 dan memastikan data yang terdapat didalamnya bukanlah data-data milik saya atau yang seharusnya berada didalam hardisk saya.
kemudian setelah dipastikan target yang akan dipilih, kita kembali ke True Image By Acronis
dan pilih target disk yang teratas, perlu diketahui didalam True Image By Acronis disk terbaca dari 1 (Disk 1, Disk 2 dan Disk 3). artinya target hardisk saya adalah Disk 1 yang terbaca didalam Disk Management adalah Disk 0, setelah anda memilih target disk klik Recovery Now.
 Gambar 11

dan tunggu sampai proses Cloning selesai

 Gambar 12

jika proses sudah selesai, tutup program True Image By Acronis.
jangan lupa untuk cek driver pada CPU yang systemnya hasil cloning yang telah dibuat.

semoga bermanfaat.

Selasa, 15 Oktober 2013

Transfer Data dari Android ke iPhone


Ketika anda mengganti iPhone lama anda ke yang baru, memindahkan berbagai data dari iPhone lama anda bisa anda lakukan dengan mudah. Tapi ketika anda mengganti ponsel Android ke iPhone, anda membutuhkan trik-trik tertentu agar berhasil mentransfer semua data anda.

Meskipun anda tidak bisa memindahkan beberapa hal seperti data sms dan call history. Tapi untuk memindahkan data, seperti kontak, foto, musik, dan video dari Android ke iPhone masih bisa dilakukan.

Bagaimana cara transfer data dari Android ke iPhone ? ikuti langkah-langkah berikut.
Setelah anda berhasil mengaktifkan dan menyeting iPhone anda, ambil gadget Android anda dan ikuti tips-tips berikut.

1. Di ponsel Android anda, bka menu kontak, sentuh tombol menu dan pilih export/import, Sentuh "Export to storage". pilih data kontak yang akan ditransfer lalu klik OK.

2. Sambungkan ponsel Android anda ke PC dalam mode MSC (mass storage mode). kartu SDcard Android akan terdeteksi oleh PC.

3. Buat folder baru, beri nama folder tersebut, misal "Data Android". Sekarang pilih file-file yang akan anda pindahkan ke iPhone. Seperti foto, musik, dan video. Tunggu sampai proses pemindahan selesai, untuk menghindari kerusakan data yang bisa terjadi saat proses transfer.
Untuk memindahkan data kontak Android. Cari file .vcf yang telah anda buat tadi, dan pindahkan ke folder di komputer yang anda buat adi untuk Android. Setelah semua selesai, sekarang anda siap memindahkan data dari Android ke iPhone.

4. Transfer Data Video dan Musik. Hubungkan iPhone anda ke komputer dan jalankan aplikasi iTunes. Klik nama iPhone anda di sidebar sebelah kiri, lalu pilih menu Photo di jendela utama. ceklis "sync photo" di menu dropdown aplikasi iTunes, Klik "Choose folder" dan buka folder data Android yang telah anda buat tadi. Sekarang foto-foto anda akan tampil di galeri iPhone.

5. Transfer Data Musik Android ke iPhone. Selanjutnya drag folder Android anda ke nama iPhone anda di Aplikasi iTunes. Secara Otomatis semua fie musik dari Android anda akan tercopy ke iPhone baru anda.

6. Memindahkan data Kontak Android. Pertama-tama, anda harus menyeting akun email anda terlebih dahulu di iPhone. Setelah selesai kembali ke komputer, lalu kirimkan file .vcf tadi ke akun email yang anda gunakan untuk iPhone. buka email tadi di iPhone lalu tap file attachmentnya. Di bagian atas sentuh "Add all contacts". Semua data kontak anda akan tersimpan di gadget iPhone terbaru anda.

 Sumbe: http://www.trikgadget.com/2013/05/tips-transfer-data-dari-android-ke.html

Selasa, 08 Oktober 2013

Sejarah Perkembangan Komputer

Sebelum adanya beberapa alat elektronik canggih seperti laptop dan iPad, dulu kita menggunakan komputer untuk alat mengetik, alat berhitung dan melakukan pekerjaan lainnya. Seiring berkembangnya waktu dan semakin canggih dunia elektronik, komputer pun sudah semakin berkembang mulai dari design hingga kemampuannya. Padahal Sejarah Perkembangan Komputer dulunya digunakan sebagai alat hitung untuk membantu penghitungan angka-angkat sebelum akhirnya menjadi perangkat multifungsi seperti saat ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa kini sudah mengerti kegunaan dari komputer, namun mungkin sebagian besar orang masih belum tahu tentang sejarah komputer hingga perkembangan komputer itu sendiri.

Sejarah Perkembangan Komputer

sejarah perkembangan komputer
Maka dari itu, di bawah ini kami akan memberikan informasi wawasan seputar sejarah dan perkembangan komputer dari zaman dahulu hingga zaman serba canggih seperti saat ini. Sejak dahulu manusia memang membutuhkan alat bantu hitung. Mulai dari perbintangan, perdagangan atau pekerjaan lainnya sangat membutuhkan alat bantu hitung. Dan menurut para ahli sejarah, alat hitung yang pertama dibuat oleh manusia adalah Abacus atau Sipoa oleh bangsa China sekitar 25 ribu tahun yang lalu. Hingga saat ini sipoa masih digunakan, sedangkan bangsa peru dan inca menggunakan quipus yang berupa tali simpul dan tiap simbulnya melambangkan bilangan tertentu. Lalu setelah tahun 1642 di Perancis, Blair Pascal menciptakan sebuah mesin hitung yang hanya dapat diguankan untuk operasi hitung penjumlahan saja yang disebut Adding Machine, yang kemudian disempurnakan untuk melakukan operasi matematik yang lainnya pada tahun 1673 oleh Von Leibnitz.
Kemudian muncullah era komputer elektronik sejak ditemukannya listrik oleh M. Faraday, sehingga berkembang alat-alat yang menggunakan tenaga listrik termasuk komputer. Rancangan komputer elektronik pertama kali diciptakan oleh John Atanasoff dari AS pada tahun 1942 dan terus berkembang hingga saat ini.
Era perkembangan komputer dapat dibagi menjadi beberapa periode, yakni:
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
  • Menggunakan lampu tabung sebagai komponen utama
  • Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
  • Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
  • Boros listrik
  • Proses relatif masih lambat
  • Ketepatan hasil proses masih rendah
  • Kapasitas data masih kecil
Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Fungsi transistor digantikan dengan IC (Integrated Circuits) atau rangkaian terpadu. Dari sekeping IC itu sendiri dapat menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor sekaligus, sehingga dapat berkinerja lebih baik hasilnya daripada generasi sebelumnya. Meski ukuran lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi, kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
Komputer Generasi Keempat (1970- )
Komponen utama komputer sudah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin kecil.
Komputer Generasi Kelima
Saat ini para pakar komputer merancang dan memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yakni AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan, sehingga dapat menentukan sikap sendiri jika akan menerima data, serta hendak diapakan data itu adalah atas inisiatif sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

Sejarah Perkembangan Komputer

Dari Sejarah Perkembangan Komputer seperti diatas, kini kita sudah mengetahui beberapa generasi perkembangan komputer dari awal diciptakan hingga semakin berkembang kemampuannya sampai saat ini. Meski sudah banyak diciptakan laptop dan iPad yang mudah untuk dibawa kemana saja, namun kemampuan dan kecanggihan komputer tidak pernah habis termakan oleh zaman. Semoga ulasan Sejarah Perkembangan Komputer diatas dapat bermanfaat bagi anda.

sumber: http://www.eswete.com/sejarah-perkembangan-komputer.html

Selasa, 01 Oktober 2013

Cara Efektif Membuat Software Portable Dengan Winrar



 
Sebelum pada pembahasan Cara Efektif Membuat Software Portable Dengan Winrar, terlebih dahulu saya akan membahas tentang Software Portable. Apa sih Software Portable ? Software Portable adalah tipe software atau sebuah perangkat lunak komputer yang dapat dipakai / dibawa kemana saja dan dapat digunakan di setiap komputer tanpa perlu melakukan proses instalasi ke sistem operasi yang digunakan terlebih dahulu, karena semua konfigurasi yang biasanya disimpan di sistem operasi kini langsung disimpan di media removable tersebut. Keunggulan menggunakan Software Portable adalah hemat kapasitas, sedangkan Kekurangan dari Software Portable adalah kemungkinan terjadi error pada saat software dijalankan. Namun kasus demikian tidak banyak terjadi.
Oke, sekarang paham kan maksud tujuan saya dari Cara Efektif Membuat Software Portable Dengan Winrar. Saya yakin anda sudah paham mengenai hal ini. Selanjutnya berikut Cara Efektif Membuat Software Portable Dengan Winrar :
1. Pada PC/Laptop anda harus sudah terinstal Winrar. Jika belum silahkan download Winrar kemudian install.
2. Selanjutnya silahkan anda masuk pada folder aplikasi yang ingin anda jadikan sebagai Software Portable lalu blok semua file yang ada didalamnya dengan menekan CTRL+A. Harap di ingat nama file .exe yang digunakan untuk menjalankan software tersebut. Pada tutorial ini saya membuat IDM portable. Setelah anda blok semua file & folder, kemudian klik kanan dan pilih "Add to Archive" lalu beri tanda centang pada "Create SFX Archive"
3. Pilih tab Advanced, lalu klik SFX Options.
4. Muncul kotak dialog kemudian pada “Path to Extract” isikan file .exe aplikasinya, disini saya isikan IDMan.
5. Lanjutkan klik Tab "Modes" lalu centang "Unpack to temporary folder" dan pada “Silent Mode” pilih Hide all.
6. Klik OK dan OK lagi, tunggu proses sebentar sampai selesai dan hasilnya IDM portable siap di aplikasikan.
Hasil dari Cara Efektif Membuat Software Portable Dengan Winrar bisa anda download pada link dibawah ini :

Cara membuat installasi Windows 7 melalui USB Flashdisk (bootable)

Menginstall Windows 7 melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang tidak terbaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian tidak perlu kita alami.
Saya akan menunjukkan cara menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk.
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan minimal 4Gb atau lebih.

Cara Manual:

  1. Masukkan DVD Windows 7 anda dan copy semua isi DVD Windows 7. lalu buat folder baru dengan nama "WIN7" (agar mudah dicari) dan paste file yang tadi anda copy dari DVD Windows 7 anda kedalam folder WIN7
  2. Hubungkan USB atau Flaskdisk anda pada port USB CPU atau LAPTOP.
  3. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
                                                                                                                                                                        
  4. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
  5. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk maka USB flaskdisknya adalah disk1.
  6. Ketik select disk 1 (jika flash disk anda disk 1 jika flash disk anda disk 2 maka ketik "select disk 2") dan tekan ENTER.
  7. Ketik clean dan tekan ENTER.
  8. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
  9. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
  10. Ketik active dan tekan ENTER.
  11. Ketik format fs=ntfs quick label="win7x64" dan tekan ENTER                                                     (ntfs quick: agar proses tidak memakan banyak waktu)                                                                       (label: nama untuk flash disk  anda buat
  12. Ketik assign dan tekan ENTER
  13. Ketik exit dan tekan ENTER.                                                                                                             
  14.  
Kemudian copy semua isi folder yang tadi anda beri nama "WIN7" ke USB Flaskdisk anda.

* Setelah itu kembali ke command prompt dan ketikkan :
           *  G:
                    (G adalah huruf dimana flashdisk saya berada, maka sebaiknya anda lihat terlebih dahulu dimana 
               letak flashdisk anda)
           *  cd boot
           *  bootsect /nt60 G:
           *  exit

 

untuk beberapa OS Windows tidak ada bootsect.exe, jika langkah ini gagal lewati saja, karena falshdisk sudah menjadi bootable,

Pengetikan pada command prompt tidak harus menggunakan huruf besar

semoga bermanfaat.


    Senin, 30 September 2013

    Cara Mengetahui Nomor HP (Sim card)

    cara mengetahui nomer hp
    Cara Mengetahui Nomer HP (Simcard) Pribadi Jika Lupa Kali ini ZMB akan  share bagaimana Cara Mengetahui Nomer HP (Simcard) Jika Lupa Kadang kala kita lupa dengan nomor hp sendiri. Atau barangkali terlalu banyak mengoleksi kartu perdana. Jadi bingung mau ngapalin nomornya saking banyaknya kartu perdana. Mana box kartu nya udah ilang lagi..hehe. Masa mau ke grapari sekedar untuk menanyakan nomor hp sendiri? Tenang, ada cara nya untuk mengetahui nomor HP sendiri. Tinggal ketikkan aja kode di bawah untuk melihat nomor pribadi HP kamu. List Code yang saya berikan di bawah yang saya dapatkan untuk beberapa operator. Jadi silahkan masukan kode sesuai operator kartu perdana kamu. Berikut list kode untuk mengecek nomor hp sendiri. 

    Cara mengetahui nomer  untuk kartu INDOSAT 
    - *777*8# > Yes/Call 
    Cara mengetahui nomer untuk kartu XL 
    - *123*22*1*1# > Yes / Call 
    Cara mengetahui nomer untuk kartu TELKOMSEL ( SIMPATI / AS ) 
    - *808# > Yes / Call 
    Cara mengetahui nomer untuk kartu AXIS
     - *2# > Yes / Call 
    Cara mengetahui nomer untuk kartu THREE (3)
     - *998# > Yes / Call 
    Cara mengetahui nomer pribadi kartu FLEXI, ESIA, StarOne, SMART dan FREN
    - Pasang simcard di ponsel Nokia, lalu ketik : *3001#kodepengaman# . 
    - Contoh : *3001#12345# 
    - Lalu tunggu sampai keluar Menu, pilih NAM1 kemudian geser kebawah pilih “Own number (MDN)” - Maka akan terlihat nomer pribadi kartu sobat.

     Gimana? Ternyata cara cek nya hanya menggunakan kode saja bukan? Saya kira ga terlalu sulit untuk mempraktekannya. Tips di atas saya dapatkan dari hasil googling dan saya bagikan kembali di blog ini. Semoga bermanfaat....

    Source: http://zopran.blogspot.com/2012/04/cara-mengetahui-nomer-hp-simcard.html

    FL Studio 11

    Ingin rekaman dengan berbagai macam efek keren dan mantap? bisa kok! dengan bantuan sofwtare mantap yang satu ini yaitu FL Studio 11. FL Studio 11 dapat membuat kreasi audio musik yang dapat dipergunakan ketika proses recording atau rekaman. FL Studio 11 mempunyai GUI dan fitur-fitur yang sangat berguna dalam proses perekaman audio dan pemberian efek pada audio musik. Selain itu FL Studio 11 juga terdapat penggabung dan pengolah audio musik yang handal sehingga hasil rekaman yang dihasilkannya pun sangat memuaskan sob. Penasaran?

    Apa itu FL Studio 11?
    FL Studio 11 adalah software yang dapat membuat, mengedit dan memperindah audio musik yang dapat digunakan dalam proses rekaman audio musik
     


    Fitur-fitur FL Studio 11:
    1. Mixer yang lengkap
    2. Pilihan efek yang beragam
    3. GUI yang mudah dan lengkap
    4. Kualitas audio yang dihasilkan sangat memuaskan
    5. Dan fitur handal lainnya sob
    Silahkan dicoba dan di download FL Studio 11 untuk sobat yang berkecimpung dalam industri rekaman pasti membutuhkan software yang satu ini. Software, games yang free dan gratis hanya di ad4msan.com

    sumber : http://ad4msan.com/fl-studio-11

    FL Studio 11!!

     FL Studio 11 | Size: 297 MB













    FL Studio 11!!

    Jumat, 27 September 2013

    Mengelola Group Policy

    Mengelola Group Policy
    Mengelola Group Policy - Group Policy adalah konfigurasi pengguna dan konfigurasi untuk mengatur tampilan Windows serta beberapa aplikasinya. Antara lain anda dapat menutup akses pada aplikasi tertentu atau menghilangkan entri-entri dalam menu Start. 
    Bedanya, konfigurasi ini tidak hanya berlaku secara lokal, tetapi juga dalam sebuah domain. Misalnya, seorang administrator dapat menetapkan secara sentral, aplikasi mana saja yang perlu diinstalasi pada PC jaringan. 
    Oleh karena itu, aturan Windows Group merupakan salah satu fungsi terpenting untuk mengelola sebuah jaringan. Windows XP Profesional dan Windows server memiliki sebuah editor untuk mengedit Group Policy. Untuk menampilkan editor, pilih 'Run' dalam menu Start dan ketik 'gpedit.msc'. 
    Namun, hati-hati dalam menggunakannya. Jika anda tidak yakin dengan apa yang anda lakukan, hindari perubahan konfigurasi pada fungsi ini. Jika ada fungsi Windows yang hilang akibat salah setting, Windows tidak akan dapat diakses lagi. Sayangnya, perubahan tersebut tidak dapat dibatalkan, karena editor tidak dapat diakses. Satu- satunya solusi adalah menginstall Windows dari awal.

    Cara Mengatur Startup Windows 7

    Program yang biasanya dijalankan secara otomatis di startup windows adalah program anti virus, internet download manager, dan aplikasi-aplikasi lainnya. Tahukah kita bahwa kita dapat menambahkan program atau aplikasi untuk dapat dijalankan di startup windows 7? Jawabannya adalah bisa. Dengan cara mengatur program startup kita juga dapat mengurangi program yang dijalankan di startup windows 7.
    Ketika kita membutuhkan sesuatu untuk berjalan tanpa harus kita jalankan secara manual di tengah kinerja dengan komputer, maka kita harus menempatkannya di startup. Misalnya saja suatu aplikasi pembantu yaitu gadwin printscreen untuk printscreen atau mungkin sticky notes, dan program-program lain yang penting untuk dijalankan di startup windows.
    Atau justru mungkin saja kita malah ingin mengurangi program yang berjalan di startup karena memberatkan kinerja komputer kita. Terkadang memang ada program yang diinstal, kemudian tanpa konfirmasi terlebih dahulu program tersebut berjalan secara otomatis pada saat startup.

    Langkah Mudah Mengatur Startup Windows 7

    Untuk dapat mengatur program apa saja yang berjalan di startup windows 7, langkah mudahnya adalah sebagai berikut :
    1. Buka msconfig dengan cara menekan tombol windows kemudian tuliskan msconfig di kolom Search programs and files. Tekan Enter.
    2. Atau buka dengan cara tekan tombol windows+R bersamaan. Kemudian ketikan msconfig.
    3. Kemudian akan muncul window System Configuration, pilih tab menu Startup.
    4. Kemudian hilangkan centang untuk program yang tidak ingin dijalankan pada saat startup windows.
    Berikut agar lebih mudah dipahami dengan menggunakan gambar. Klik gambar untuk memperbesar.
    Jalankan msconfig.exe
    Search Msconfig
    Run Msconfig
    Run Msconfig
    Window System Configuration
    Window System Configuration
    Jika ada program yang tidak dikehendaki untuk berjalan pada saat startup, maka hanya perlu menghilangkan centang pada daftar program stratup windows 7 seperti gambar diatas dan begitu sebaliknya.

    Cara Menambahkan Program di Startup Windows 7

    Selain mengurangi program yang berjalan di startup, ada kalanya kita membutuhkan program untuk berjalan pada saat starup. Jika program tersebut adalah program yang menyediakan fitur untuk dapat berjalan di startup, maka kita dapat mengaturnya di program tersebut. 
    Akan tetapi untuk program khusus, misalnya saja bagaimana menjalankan aplikasi sticky notes pada saat startup agar dapat membaca memo setiap kali bekerja dengan komputer, ada cara khusus juga yang sederhana. Cara sederhana tersebut adalah dengan menambahkan shortcut program ke folder Startup di All Programs.
    Cukup dengan memasukan shortcut aplikasi ke folder berikut :
    C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup
    Folder Startup Windows 7
    Folder Startup
    Maka pada saat startup windows 7, shortcut program yang berada di folder tersebut akan berjalan secara otomatis.  Sekian saja bagaimana cara mengatur startup windows 7, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
     
    Sumber: http://tipstrikwindows.blogspot.com/2013/06/cara-mengatur-startup-windows-7.html

    Rabu, 18 September 2013

    Sejarah nama INDONESIA

    Nama Indonesia berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama, sementara kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai ("Kepulauan Laut Selatan"). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa ("Pulau Emas", diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
    Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan, benzoe, berasal dari nama bahasa Arab, luban jawi ("kemenyan Jawa"), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "orang Jawa" oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah (Sunda) yang disebut kulluh Jawi ("semuanya Jawa").
    Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang", sementara kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais). Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.
    Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu "Insulinde", yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (dalam bahasa Latin "insula" berarti pulau). Nama "Insulinde" ini selanjutnya kurang populer, walau pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20.

    Nama Indonesia

    Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: "Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur")), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.
    Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations ("Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia"). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia ("nesos" dalam bahasa Yunani berarti "pulau"). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris):
    "... Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"".
    Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (sebutan Srilanka saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan Maladewa). Earl berpendapat juga bahwa bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.
    Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah Indian Archipelago ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. [1] Dan itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di Eropa.
    Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):
    "Mr Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia"
    Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. [1]
    Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel ("Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu") sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.
    Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesiër ("orang Indonesia")..


    Ki Hajar Dewantara, salah satu pribumi yang pertama kali menggunakan nama Indonesia ketika mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau.

    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_nama_Indonesia

    Sejarah INDONESIA Bag III

    9. Era Orde Baru

    Setelah Soeharto menjadi Presiden, salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB", dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966, tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya.
    Pada 1968, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden, dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998.
    Presiden Soeharto memulai "Orde Baru" dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasihat dari ahli ekonomi didikan Barat. Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an.

    9.1 Irian Jaya

    Setelah menolak supervisi dari PBB, pemerintah Indonesia melaksanakan "Act of Free Choice" (Aksi Pilihan Bebas) di Irian Jaya pada 1969 di mana 1.025 wakil kepala-kepala daerah Irian dipilih dan kemudian diberikan latihan dalam bahasa Indonesia. Mereka secara konsensus akhirnya memilih bergabung dengan Indonesia. Sebuah resolusi Sidang Umum PBB kemudian memastikan perpindahan kekuasaan kepada Indonesia. Penolakan terhadap pemerintahan Indonesia menimbulkan aktivitas-aktivitas gerilya berskala kecil pada tahun-tahun berikutnya setelah perpindahan kekuasaan tersebut. Dalam atmosfer yang lebih terbuka setelah 1998, pernyataan-pernyataan yang lebih eksplisit yang menginginkan kemerdekaan dari Indonesia telah muncul.

    9.2 Timor Timur

    Dari 1596 hingga 1975, Timor Timur adalah sebuah jajahan Portugis di pulau Timor yang dikenal sebagai Timor Portugis dan dipisahkan dari pesisir utara Australia oleh Laut Timor. Akibat kejadian politis di Portugal, pejabat Portugal secara mendadak mundur dari Timor Timur pada 1975. Dalam pemilu lokal pada tahun 1975, Fretilin, sebuah partai yang dipimpin sebagian oleh orang-orang yang membawa paham Marxisme, dan UDT, menjadi partai-partai terbesar, setelah sebelumnya membentuk aliansi untuk mengkampanyekan kemerdekaan dari Portugal.
    Pada 7 Desember 1975, pasukan Indonesia masuk ke Timor Timur dalam sebuah operasi militer yang disebut Operasi Seroja. Indonesia, yang mempunyai dukungan material dan diplomatik, dibantu peralatan persenjataan yang disediakan Amerika Serikat dan Australia, berharap dengan memiliki Timor Timur mereka akan memperoleh tambahan cadangan minyak dan gas alam, serta lokasi yang strategis.
    Pada masa-masa awal, pihak militer Indonesia (ABRI) membunuh hampir 200.000 warga Timor Timur — melalui pembunuhan, pemaksaan kelaparan dan lain-lain. Banyak pelanggaran HAM yang terjadi saat Timor Timur berada dalam wilayah Indonesia.
    Pada 30 Agustus 1999, rakyat Timor Timur memilih untuk memisahkan diri dari Indonesia dalam sebuah pemungutan suara yang diadakan PBB. Sekitar 99% penduduk yang berhak memilih turut serta; 3/4-nya memilih untuk merdeka. Segera setelah hasilnya diumumkan, dikabarkan bahwa pihak militer Indonesia melanjutkan pengrusakan di Timor Timur, seperti merusak infrastruktur di daerah tersebut.
    Pada Oktober 1999, MPR membatalkan dekrit 1976 yang mengintegrasikan Timor Timur ke wilayah Indonesia, dan Otorita Transisi PBB (UNTAET) mengambil alih tanggung jawab untuk memerintah Timor Timur sehingga kemerdekaan penuh dicapai pada Mei 2002 sebagai negara Timor Leste.

    9.3 Krisis ekonomi

    Pada pertengahan 1997, Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia (untuk lebih jelas lihat: Krisis finansial Asia), disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak, gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. Rupiah jatuh, inflasi meningkat tajam, dan perpindahan modal dipercepat. Para demonstran, yang awalnya dipimpin para mahasiswa, meminta pengunduran diri Soeharto. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas, serta ribuan mahasiswa yang menduduki gedung DPR/MPR, Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998, tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden, B. J. Habibie, untuk menjadi presiden ketiga Indonesia





     Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya didampingi B.J. Habibie.

    10. Era reformasi

    10.1 Pemerintahan Habibie

    Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.

    10.2 Pemerintahan Wahid

    Pemilu untuk MPR, DPR, dan DPRD diadakan pada 7 Juni 1999. PDI Perjuangan pimpinan putri Soekarno, Megawati Sukarnoputri keluar menjadi pemenang pada pemilu parlemen dengan mendapatkan 34% dari seluruh suara; Golkar (partai Soeharto - sebelumnya selalu menjadi pemenang pemilu-pemilu sebelumnya) memperoleh 22%; Partai Persatuan Pembangunan pimpinan Hamzah Haz 12%; Partai Kebangkitan Bangsa pimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 10%. Pada Oktober 1999, MPR melantik Abdurrahman Wahid sebagai presiden dan Megawati sebagai wakil presiden untuk masa bakti 5 tahun. Wahid membentuk kabinet pertamanya, Kabinet Persatuan Nasional pada awal November 1999 dan melakukan reshuffle kabinetnya pada Agustus 2000.
    Pemerintahan Presiden Wahid meneruskan proses demokratisasi dan perkembangan ekonomi di bawah situasi yang menantang. Di samping ketidakpastian ekonomi yang terus berlanjut, pemerintahannya juga menghadapi konflik antar etnis dan antar agama, terutama di Aceh, Maluku, dan Papua. Di Timor Barat, masalah yang ditimbulkan rakyat Timor Timur yang tidak mempunyai tempat tinggal dan kekacauan yang dilakukan para militan Timor Timur pro-Indonesia mengakibatkan masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang besar. MPR yang semakin memberikan tekanan menantang kebijakan-kebijakan Presiden Wahid, menyebabkan perdebatan politik yang meluap-luap.

    10.3 Pemerintahan Megawati

    Pada Sidang Umum MPR pertama pada Agustus 2000, Presiden Wahid memberikan laporan pertanggung jawabannya. Pada 29 Januari 2001, ribuan demonstran menyerbu MPR dan meminta Presiden agar mengundurkan diri dengan alasan keterlibatannya dalam skandal korupsi. Di bawah tekanan dari MPR untuk memperbaiki manajemen dan koordinasi di dalam pemerintahannya, dia mengedarkan keputusan presiden yang memberikan kekuasaan negara sehari-hari kepada wakil presiden Megawati. Megawati mengambil alih jabatan presiden tak lama kemudian.Kabinet pada masa pemerintahan Megawati disebut dengan kabinet gotong royong.

    10.4 Pemerintahan Yudhoyono

    Pada 2004, pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan Susilo Bambang Yudhoyono tampil sebagai presiden baru Indonesia. Pemerintah baru ini pada awal masa kerjanya telah menerima berbagai cobaan dan tantangan besar, seperti gempa bumi besar di Aceh dan Nias pada Desember 2004 yang meluluh lantakkan sebagian dari Aceh serta gempa bumi lain pada awal 2005 yang mengguncang Sumatra.
    Pada 17 Juli 2005, sebuah kesepakatan bersejarah berhasil dicapai antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan selama 30 tahun di wilayah Aceh.
      
    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia

    Selasa, 17 September 2013

    Sejarah INDONESIA Bag II

    6. Dampak Spanyol Bagi Ekonomi Indonesia Utara

    Diplomasi para pemimpin pemerintahan Walak mendekati Belanda berhasil mengusir Spanyol dari Minahasa. Namun konsekwensi yang harus dialami adalah rintisan jalur niaga laut di Pasifik hasil rintisan Spanyol sejak abad ke-17 terhenti dan memengaruhi perekonomian Sulawesi Utara. Sebab jalur niaga ini sangat bermanfaat bagi penyebaran komoditi eskpor ke Pasifik. Sejak itupun pelabuhan Manado menjadi sepi dan tidak berkembang yang turut memengaruhi pengembangan kawasan Indonesia bagian Timur hingga Pasifik Barat Daya. Dilain pihak, pelabuhan Manado hanya menjadi persinggahan jalur niaga dari Selatan (berpusat di Surabaya, Tanjung Priok yang dibangun oleh Belanda sejak abad ke-XVIII) ke Asia-Timur melalui lintasan Selat Makassar. Itupun hanya digunakan musiman saat laut Cina Selatan tidak di landa gelombang ganas bagi kapal-kapal. Sedangkan semua jalur niaga Asia-Timur dipusatkan melalui Laut Cina Selatan, Selat Malaka, Samudera Hindia, Tanjung Harapan Atlantik-Utara yang merupakan pusat perdagangan dunia.
    Sebagai akibatnya kegiatan hubungan ekonomi diseputar Laut Sulawesi secara langsung dengan dunia luar praktis terlantar. Karena penyaluran semua komoditi diseluruh gugusan nusantara melulu diatur oleh Batavia yang mengendalikan semua jaringan tata-niaga dibawah kebijakan satu pintu. Penekanan ini membawa derita berkepanjangan bagi kegiatan usaha penduduk pedalaman Minahasa.

    7. Garis waktu kolonialisasi

    7.1 Kolonialisasi Spanyol

    • 1521 Spanyol memulai petualangannya di Sulawesi Utara
      • 1560 Spanyol mendirikan pos di Manado.
      • 1617 Gerakan perlawanan rakyat Minahasa di Sulawesi Utara untuk mengusir kolonial Spanyol.
      • 1646 Spanyol di usir dari Minahasa dan Sulawesi Utara. Tahun selanjutnya Spanyol masih mencoba memengaruhi kerajaan sekitar untuk merebut kembali Minahasa tapi gagal, terakhir dengan mendukung Bolaang Mongondow yang berakhir tahun 1692.

    7.2 Kolonialisasi Portugis

    7.2.1 ( 1509 - 1520 )

    • 1512 Perjalanan ekspedisi De Abreu dari Melaka menuju Madura, Bali, Lombok, Aru dan Banda.
      • Dua kapal rusak di Banda. Da Breu kembali ke Melaka; Francisco Serrão memperbaiki kapal dan melanjutkan menuju ke Ambon, Ternate, dan Tidore. Serrão menawarkan dukungan bagi Ternate dalam perselisihannya dengan Tidore, pasukannya mendirikan sebuah pos Portugis di Ternate.
    • 1513 Pasukan dari Jepara dan Palembang menyerang Portugis di Melaka, tetapi berhasil dipukul mundur. Maret, Portugis mengirim seorang duta menemui Raja Sunda di Pajajaran. Portugis diizinkan untuk membangun sebuah benteng di Sunda Kelapa (sekarang Jakarta).

    7.2.2 ( 1521 – 1530 )

    • 1522
      • Februari ekspedisi Portugis di bawah De Brito tiba di Banda.
      • Mei, ekspedisi De Brito tiba di Ternate, membangung sebuah benteng Portugis.
      • Kerajaan Sunda, yang masih beragama Hindu, meminta bantuan Portugis untuk menghadapi kemungkinan serangan Demak yang Muslim. Kontrak kerjasama ditandatangani dan sebuah padrao didirikan di Sunda Kalapa
      • Sisa-sisa ekspedisi Magelhaens berkeliling dunia mengunjungi Timor.
      • Portugis membangun benteng di Hitu, Ambon.
    • 1523
      • Gunungjati kembali dari Mekkah, kembali ke Cirebon, dan menetap di Demak, menikahi saudara perempuan Sultan Trenggono.
    • 1524
      • Gunungjati dari Cirebon dan anaknya Hasanuddin (di Banten) melakukan dakwah secara terbuka dan rahasia di Jawa Barat untuk memperlemah Kerajaan Sunda yang beribukota di Pajajaran dan persekutuannya dengan Portugis. Pemerintah lokal di Banten, yang tadinya tergantung pada Pajajaran, masuk Islam dan bergabung dengan pihak Cirebon dan Demak.
      • Aceh merebut Pasai dan Pedir di Sumatera Utara.
    • 1525
      • Hasanuddin (dari Banten}, anak dari Gunungjati (dari Cirebon), melakukan dakwah di Lampung.
    • 1526
      • Portugis membangun benteng pertama di Timor.
    • 1527
      • Demak menaklukkan Kediri, sisa-sisa Hindu dari kerajaan Majapahit; Sultan-sultan Demak mengklaim sebagai pengganti Majapahit; Sunan Kudus ikut serta.
      • Demak merebut Tuban.
      • Cirebon, dibantu Demak, menduduki Sunda Kelapa, pelabuhan Kerajaan Sunda. Fatahillah mengganti namanya menjadi Jayakarta. (Sukses ini dikatakan berkat pimpinan "Fatahillah"—atau, sesuai dengan kekeliruan ucapan Portugis, "Falatehan"—namun mungkin ini adalah nama yang diberikan kepada Sunan Gunungjati dari Cirebon) Para penjaga keamanan pelabuhan Kerajaan Sunda didorong mundur meninggalkan daerah pesisir. Dengan demikian pembangunan gudang atau benteng sesuai perjanjian dagang antara Portugis dengan Kerajaan Sunda batal terwujud.
      • Kerajaan Palakaran di Madura, yang berbasis di Arosbaya (kini Bangkalan), menjadi Islam di bawah Kyai Pratanu.
      • Ekspedisi dari Spanyol dan Meksiko berusaha mengusir Portugis dari Maluku.
    • 1529
      • Demak menaklukkan Madiun.
      • Raja-raja Spanyol dan Portugal sepakat bahwa Maluku harus menjadi milik Portugal, dan Filipina menjadi milik Spanyol.
    • 1530
      • Salahuddin menjadi Sultan Aceh.
      • Surabaya dan Pasuruan takluk kepada Demak. Demak merebut Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di ujung timur Jawa.
      • Gowa mulai meluas dari dari Makassar.
      • Banten memperluas pengaruhnya atas Lampung.

    7.2.3 ( 1531 – 1540 )

    • 1539
      • Aceh menyerang suku Batak di selatan mereka.

    7.2.4 ( 1541 – 1550 )

    • 1545
      • Demak menaklukkan Malang. Gowa membangun benteng di Ujung Pandang.
    • 1547
      • Aceh menyerang Melaka.
    • 1550
      • Portugis mulai membangun benteng-benteng di Flores.

    7.2.5 ( 1551 – 1560 )

    • 1558
      • Leiliato memimpin suatu pasukan dari Ternate untuk menyerang Portugis di Hitu.
      • Portugis membangun benteng di Bacan.
      • Ki Ageng Pemanahan menerima distrik Mataram dari Joko Tinggir, memerintah di Pajang.
      • Wabah cacar di Ternate.
    • 1560
      • Portugis mendirikan pos misi dan perdagangan di Panarukan, di ujung timur Jawa.
      • Spanyol mendirikan pos di Manado.

    7.2.6 ( 1561 – 1570 )

    • 1561
      • Sultan Prawata dari Demak meninggal dunia.
      • Misi Dominikan Portugis didirikan di Solor.
    • 1565
      • Aceh menyerang Johor.
      • Kutai di Kalimantan menjadi Islam.
    • 1566
      • Misi Dominikan Portugis di Solor membangun sebuah benteng batu.
    • 1568
      • Serangan yang gagal oleh Aceh di Melaka Portugis.
    • 1569
      • Portugis membangun benteng kayu di pulau Ambon.
    • 1570
      • Aceh menyerang Johor lagi, namun gagal.
      • Sultan Khairun dari Ternate menandatangani sebuah perjanjian damai dengan Portugis, tetapi esok harinya ternyata ia diracuni. Agen-agen Portugis dicurigai melakukannya. Baabullah menjadi Sultan (hingga * 1583), dan bersumpah untuk mengusir Portugis keluar dari benteng-benteng mereka.
      • Maulana Yusuf menjadi Sultan Banten.

    7.2.7 ( 1571 – 1580 )

    • 1571
      • Alaudin Riyat Shah meninggal, kekacauan di Aceh hingga 1607.
    • 1574
      • Jepara memimpin serangan yang gagal di Melaka.
    • 1575
      • Sultan Babullah mengusir Portugis dari Ternate. Karena itu Portugis membangun sebuah benteng di Tidore.
    • 1576
      • Portugis membangun benteng di kota Ambon sekarang.
    • 1579
      • Banten menyerang dan meluluhlantakkan Pajajaran merebut sisa-sisa Kerajaan Sunda, dan menjadikannya Islam. Raja Sunda terakhir yang enggan memeluk Islam, yaitu Prabu Ragamulya atau Prabu Suryakancana, meninggalkan ibukota Kerajaan Sunda tersebut dan meninggal dalam pelarian di daerah Banten.
      • November, Sir Francis Drake dari Britania, setelah menyerang kapal dan pelabuhan Spanyol di Amerika, tiba di Ternate. Sultan Babullah, yang juga membenci orang-orang Spanyol, mengadakan perjanjian persahabatan dengan Britania.
    • 1580
      • Maulana Muhammad menjadi Sultan Banten.
      • Portugal jatuh ke tangan kerajaan Spanyol; usaha-usaha kolonial Portugis tidak dipedulikan.
      • Drake mengunjungi Sulawesi dan Jawa, dalam perjalanan pulang ke Britania.
      • Ternate menguasai Butung.
    • 1581
      • Sekitar saat ini, Kyai Ageng Pemanahan mengambil alih distrik Mataram (yang telah dijanjikan kepadanya oleh Joko Tingkir, yang menundanya hingga Sunan Kalijaga dari Wali Songo mendesaknya), mengubah namanya menjadi Kyai Gedhe Mataram.
    • 1584
      • Sutawijaya menggantikan ayahnya Kyai Gedhe Mataram sebagai pemerintah lokal dari Mataram, memerintah dari Kota Gede.
    • 1585
      • Sultan Aceh mengirim surat kepada Elizabeth I dari Britania.
      • Kapal Portugis yang dikirim untuk membangun sebuah benteng dan misi di Bali karam tepat di lepas pantai.
    • 1587
      • Sutawijaya mengalahkan Pajang dan Joko Tingkir meninggal; garis keturunan beralih kepada Sutawijaya. Gunung Merapi meletus.
      • Portugis di Melaka menyerang Johor.
      • Portugis menandatangani perjanjian perdamaian dengan Sultan Aceh.
      • Sir Thomas Cavendish dari Britania mengunjungi Jawa.
    • 1588
      • Sutawijaya mengganti namanya menjadi Senopati; merebut Pajang dan Demak.
    • 1590
      • Desa asli Medan didirikan.

    7.2.8 ( 1591 – 1659 )

    • 1591
      • Senopati merebut Madiun, lalu Kediri.
      • Sir James Lancaster dari Britania tiba di Aceh dan Penang, tetapi misinya gagal.
      • Ternate menyerang Portugis di Ambon.
    • 1593
      • Ternate mengepung Portugis di Ambon kembali.

    7.3 Kolonisasi VOC

    Mulai tahun 1602 Belanda secara perlahan-lahan menjadi penguasa wilayah yang kini adalah Indonesia, dengan memanfaatkan perpecahan di antara kerajaan-kerajaan kecil yang telah menggantikan Majapahit. Satu-satunya yang tidak terpengaruh adalah Timor Portugis, yang tetap dikuasai Portugal hingga 1975 ketika berintegrasi menjadi provinsi Indonesia bernama Timor Timur. Belanda menguasai Indonesia selama hampir 350 tahun, kecuali untuk suatu masa pendek di mana sebagian kecil dari Indonesia dikuasai Britania setelah Perang Jawa Britania-Belanda dan masa penjajahan Jepang pada masa Perang Dunia II. Sewaktu menjajah Indonesia, Belanda mengembangkan Hindia-Belanda menjadi salah satu kekuasaan kolonial terkaya di dunia. 350 tahun penjajahan Belanda bagi sebagian orang adalah mitos belaka karena wilayah Aceh baru ditaklukkan kemudian setelah Belanda mendekati kebangkrutannya.

    Pada abad ke-17 dan 18 Hindia-Belanda tidak dikuasai secara langsung oleh pemerintah Belanda namun oleh perusahaan dagang bernama Perusahaan Hindia Timur Belanda (bahasa Belanda: Verenigde Oostindische Compagnie atau VOC). VOC telah diberikan hak monopoli terhadap perdagangan dan aktivitas kolonial di wilayah tersebut oleh Parlemen Belanda pada tahun 1602. Markasnya berada di Batavia, yang kini bernama Jakarta.
    Tujuan utama VOC adalah mempertahankan monopolinya terhadap perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Hal ini dilakukan melalui penggunaan dan ancaman kekerasan terhadap penduduk di kepulauan-kepulauan penghasil rempah-rempah, dan terhadap orang-orang non-Belanda yang mencoba berdagang dengan para penduduk tersebut. Contohnya, ketika penduduk Kepulauan Banda terus menjual biji pala kepada pedagang Inggris, pasukan Belanda membunuh atau mendeportasi hampir seluruh populasi dan kemudian mempopulasikan pulau-pulau tersebut dengan pembantu-pembantu atau budak-budak yang bekerja di perkebunan pala.
    VOC menjadi terlibat dalam politik internal Jawa pada masa ini, dan bertempur dalam beberapa peperangan yang melibatkan pemimpin Mataram dan Banten.

    7.4 Kolonisasi pemerintah Belanda

    Setelah VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) jatuh bangkrut dan dibubarkan pada akhir abad ke-18, tepatnya adalah pada tahun 1798 dan setelah kekuasaan Kerajaan Inggris yang pendek di bawah Gubernur-Jenderal Thomas Stamford Bingley Raffles, pemerintah Kerajaan Belanda kemudian mengambil alih kepemilikan VOC dan Hindia-Belanda pada tahun 1816. Sejak saat itu, pemerintah Kerajaan Belanda berkuasa dan berdaulat penuh atas wilayah Hindia-Belanda yang tertulis dalam Undang-Undang Kerajaan Belanda tahun 1814 dan diamandemen tahun 1848, 1872, dan 1922 menurut perkembangan wilayah Hindia-Belanda.
    Sebuah pemberontakan di Jawa, yang terkenal dengan Perang Diponegoro, berhasil ditumpas pada tahun 1825-1830. Setelah tahun 1830 sistem tanam paksa yang dikenal sebagai cultuurstelsel dalam bahasa Belanda mulai diterapkan. Dalam sistem ini, para penduduk dipaksa menanam hasil-hasil perkebunan yang menjadi permintaan pasar dunia pada saat itu, seperti teh, kopi dll. Hasil tanaman itu kemudian diekspor ke mancanegara. Sistem ini membawa kekayaan yang besar kepada para pelaksananya - baik yang Belanda maupun yang Indonesia. Sistem tanam paksa ini adalah monopoli pemerintah dan dihapuskan pada masa yang lebih bebas setelah 1870.
    Pada 1901 pihak Belanda mengadopsi apa yang mereka sebut Politik Etis (bahasa Belanda: Ethische Politiek), yang termasuk investasi yang lebih besar dalam pendidikan bagi orang-orang pribumi, dan sedikit perubahan politik. Di bawah gubernur-jendral J.B. van Heutsz pemerintah Hindia-Belanda memperpanjang kekuasaan kolonial secara langsung di sepanjang Hindia-Belanda, dan dengan itu mendirikan fondasi bagi negara Indonesia saat ini.

    7.5 Gerakan nasionalisme

    Pada 1905 gerakan nasionalis yang pertama, Serikat Dagang Islam dibentuk dan kemudian diikuti pada tahun 1908 oleh gerakan nasionalis berikutnya, Budi Utomo. Belanda merespon hal tersebut setelah Perang Dunia I dengan langkah-langkah penindasan. Para pemimpin nasionalis berasal dari kelompok kecil yang terdiri dari profesional muda dan pelajar, yang beberapa di antaranya telah dididik di Belanda. Banyak dari mereka yang dipenjara karena kegiatan politis, termasuk Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno.

    7.6 Perang Dunia II

    Pada Mei 1940, awal Perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Nazi Jerman. Hindia-Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan ekspor untuk Jepang ke Amerika Serikat dan Britania. Negosiasi dengan Jepang yang bertujuan untuk mengamankan persediaan bahan bakar pesawat gagal di Juni 1941, dan Jepang memulai penaklukan Asia Tenggara di bulan Desember tahun itu. Di bulan yang sama, faksi dari Sumatra menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda. Pasukan Belanda yang terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942.

    7.7 Pendudukan Jepang

    Pada Juli 1942, Soekarno menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan membentuk pemerintahan yang juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan militer Jepang. Soekarno, Mohammad Hatta, dan para Kyai memperoleh penghormatan dari Kaisar Jepang pada tahun 1943. Tetapi, pengalaman dari penguasaan Jepang di Indonesia sangat bervariasi, tergantung di mana seseorang hidup dan status sosial orang tersebut. Bagi yang tinggal di daerah yang dianggap penting dalam peperangan, mereka mengalami siksaan, terlibat perbudakan seks, penahanan sembarang dan hukuman mati, dan kejahatan perang lainnya. Orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda merupakan target sasaran dalam penguasaan Jepang.
    Pada Maret 1945 Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada pertemuan pertamanya di bulan Mei, Soepomo membicarakan integrasi nasional dan melawan individualisme perorangan; sementara itu Muhammad Yamin mengusulkan bahwa negara baru tersebut juga sekaligus mengklaim Sarawak, Sabah, Malaya, Portugis Timur, dan seluruh wilayah Hindia-Belanda sebelum perang.
    Pada 9 Agustus 1945 Soekarno, Hatta dan Radjiman Widjodiningrat diterbangkan ke Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.


    8. Era kemerdekaan

    8.1 Proklamasi kemerdekaan

    Mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan seperti itu pada 16 Agustus, Soekarno membacakan "Proklamasi" pada hari berikutnya. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran sementara pasukan militer Indonesia pada masa perang, Pasukan Pembela Tanah Air (PETA), para pemuda, dan lainnya langsung berangkat mempertahankan kediaman Soekarno.
    Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi yang dirancang beberapa hari sebelumnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan. Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada 31 Agustus dan menghendaki Republik Indonesia yang terdiri dari 8 provinsi: Sumatra, Kalimantan (tidak termasuk wilayah Sabah, Sarawak dan Brunei), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku (termasuk Papua) dan Nusa Tenggara.

    8.2 Perang kemerdekaan

    Dari 1945 hingga 1949, persatuan kelautan Australia yang bersimpati dengan usaha kemerdekaan, melarang segala pelayaran Belanda sepanjang konflik ini agar Belanda tidak mempunyai dukungan logistik maupun suplai yang diperlukan untuk membentuk kembali kekuasaan kolonial.
    Usaha Belanda untuk kembali berkuasa dihadapi perlawanan yang kuat. Setelah kembali ke Jawa, pasukan Belanda segera merebut kembali ibukota kolonial Batavia, akibatnya para nasionalis menjadikan Yogyakarta sebagai ibukota mereka. Pada 27 Desember 1949 (lihat artikel tentang 27 Desember 1949), setelah 4 tahun peperangan dan negosiasi, Ratu Juliana dari Belanda memindahkan kedaulatan kepada pemerintah Federal Indonesia. Pada 1950, Indonesia menjadi anggota ke-60 PBB.

    8.3 Demokrasi parlementer

    Tidak lama setelah itu, Indonesia mengadopsi undang-undang baru yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau MPR. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun 1955, sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai.
    Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. Soekarno lebih memilih negara sekuler yang berdasarkan Pancasila sementara beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang yang berisi sebuah bagian yang menyaratkan umat Islam takluk kepada hukum Islam.Demokrasi Parlementer, adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih tinggi dari pada badan eksekutif. Kepala pemerintahan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri. Perdana menteri dan menteri-menteri dalam kabinet diangkat dan diberhentikan oleh parlemen. Dalam demokrasi parlementer Presiden menjabat sebagai kepala negara.

    8.4 Demokrasi Terpimpin

    Pemberontakan yang gagal di Sumatera, Sulawesi, Jawa Barat dan pulau-pulau lainnya yang dimulai sejak 1958, ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan konstitusi baru, melemahkan sistem parlemen Indonesia. Akibatnya pada 1959 ketika Presiden Soekarno secara unilateral membangkitkan kembali konstitusi 1945 yang bersifat sementara, yang memberikan kekuatan presidensil yang besar, dia tidak menemui banyak hambatan.
    Dari 1959 hingga 1965, Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label "Demokrasi Terpimpin". Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju non-blok, kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok Uni Soviet. Para pemimpin tersebut berkumpul di Bandung, Jawa Barat pada tahun 1955 dalam KTT Asia-Afrika untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi Gerakan Non-Blok.
    Pada akhir 1950-an dan awal 1960-an, Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) di dalam negeri. Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar Uni Soviet dan China, dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya.

    8.5 Nasib Irian Barat

    Pada saat kemerdekaan, pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan terhadap belahan barat pulau Nugini (Papua), dan mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan pada 1 Desember 1961.
    Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal, dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada 18 Desember sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan Perjanjian New York pada Agustus 1962, dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap Irian Jaya pada 1 Mei 1963.

    8.6 Konfrontasi Indonesia-Malaysia

    Soekarno menentang pembentukan Federasi Malaysia dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah "rencana neo-kolonial" untuk mempermudah rencana komersial Inggris di wilayah tersebut. Selain itu dengan pembentukan Federasi Malaysia, hal ini dianggap akan memperluas pengaruh imperialisme negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk memengaruhi perpolitikan regional Asia. Menanggapi keputusan PBB untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (CONEFO) sebagai tandingan PBB dan GANEFO sebagai tandingan Olimpiade. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris).

    8.7 Gerakan 30 September

    Hingga 1965, PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan, dengan persetujuan dari Soekarno, memulai kampanye untuk membentuk "Angkatan Kelima" dengan mempersenjatai pendukungnya. Para petinggi militer menentang hal ini.
    Pada 30 September 1965, enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto, menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500.000; yang paling parah terjadi di Jawa dan Bali.

    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia

    Translate